Pilihan
13Oct08
Hidup itu penuh pilihan. Sejak awal kita sekolah, kita sudah diajarkan untuk memilih. Mau pilih negeri atau swasta, mau pilih yang murah atau yang mahal, mau pilih yang dekat atau yang jauh, wah macam-macam deh. Nah begitu beranjak dewasa, pilihan hidup kita seringkali semakin dilematis. Terutama ketika kita diperhadapkan dengan pasangan hidup dan pekerjaan, so complicated. Kadang-kadang kita salah melangkah, lalu kita sadar bahwa jalan yang kita tempuh sudah tidak bisa diulangi lagi dan kesalahan kita ternyata tidak bisa diperbaiki secara sempurna. Lalu kadang muncul rasa sesal yang dalam mengenai itu. Ya itulah hidup.
Filed under: goresan pena | Leave a Comment
Search
No Responses Yet to “Pilihan”